Kamis, 07 Feb 2019 15:35 WIB

Seperti Sienta, Penjualan Freed Juga Dulu Merosot

Dina Rayanti - detikOto
Toyota Sienta. Foto: Toyota Toyota Sienta. Foto: Toyota
Jakarta - Mobil dengan bentuk seperti Honda Freed sempat mencicipi manisnya berjualan di Tanah Air. Sayangnya, MPV dengan pintu geser elektronik itu, tak mampu bertahan lama.

Orang Indonesia disebut-sebut tak lagi suka mobil dengan desain seperti Freed, yang bentuknya kotak. Hal itulah yang mendorong Honda menyetop penjualan Freed di Indonesia.


Freed pertama kali diboyong ke Indonesia oleh Honda pada tahun 2009. Penjualannya sempat mencapai belasan ribu setiap tahun. Puncaknya, Honda menjual 19.811 unit Freed pada tahun 2012.

Namun tahun 2016, Honda tak lagi sanggup menjual Freed melebihi 10.000 unit. Honda tercatat hanya mampu melepas 617 unit Freed dalam data distribusi wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Honda Freed versi terbaru di JepangHonda Freed versi terbaru di Jepang Foto: Dina Rayanti


"Orang Indonesia nggak suka mobil boxy coba aja lihat mobil LCGC sama MPV yang boxy kurang diminati. Indonesia sukanya yang stylish dan sporty," beber Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy beberapa waktu lalu.

Kalau penjualan Freed terpuruk pada tahun 2016, Toyota malah pede meluncurkan Sienta. Wujud Sienta mirip-mirip dengan Freed, kotak dan juga dibekali pintu geser otomatis pada baris kedua.



Tahun pertama, Toyota mampu menjual 17.931 unit Sienta. Tentu hal itu seolah menampik pernyataan Honda yang menyebut mobil berbentuk kotak tak lagi disukai orang Indonesia. Sienta membuktikan pasar mobil berjenis seperti Freed masih ada.

Honda Freed model lamaHonda Freed model lama Foto: Dadan Kuswaraharja


Tahun 2017, penjualan Sienta masih bisa tembus belasan ribu yakni 14.968 unit. Meski begitu, Honda tak berubah pikiran untuk memboyong Freed ke Indonesia. Di Jepang, Freed memiliki desain baru yang lebih segar.

Memasuki tahun ketiga, performa penjualan Sienta turun drastis. Dalam data yang sama, tahun 2018 Sienta hanya terjual sebanyak 5.113 unit. Sienta harus bersaing dengan pendatang baru dan juga Avanza berwajah baru.


Menurunnya penjualan Sienta juga di luar dugaan Toyota.

"Sienta pada saat ini memang sedikit di bawah dari ekspektasi kita tapi kita terus mencari sebenarnya kita merasa ada diferensiasi antara pengguna Avanza dan Sienta. Contohnya Avanza kebanyakan pembeli mobil pertama, tapi Sienta kebanyakan adalah pembeli replacement dan additional," kata Direktur Pemasaran PT TAM, Anton Jimmy ketika peluncuran Avanza pertengahan Januari 2019.



Tonton video Ototest Toyota Sienta oleh Tim Detikcom:

[Gambas:Video 20detik]


Seperti Sienta, Penjualan Freed Juga Dulu Merosot
(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com