Nggak Asal Seken, Mobil Bekas Mercy Punya Sertifikat

Nggak Asal Seken, Mobil Bekas Mercy Punya Sertifikat

Rizki Pratama - detikOto
Minggu, 27 Jan 2019 14:27 WIB
Nggak Asal Seken, Mobil Bekas Mercy Punya Sertifikat
Diler Mobkas Mercy di Jakarta. Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Selain menjual produk terbaru, Mercedes-Benz di Indonesia juga menjajakan mobil bekas. Sampai saat ini Mercedes-Benz memiliki 3 diler tersertifikasi di Jakarta yang terletak di kawasann Mampang, Kuningan, dan Gandaria City.

Perbedaan mobil Mercedes-Benz yang dijual di diler resminya adalah adanya sertifikasi yang menjamin kualitas dan riwayat mobil.


"Kami juga terus mengembangkan penjualan mobil bekas bersertifikat dari Mercedes-Benz. Sebelumnya kami menggunakan merk proven exclusivity untuk kendaraan bekas bersertifikat, mulai tahun ini kami menggunakan merek Mercedes-Benz Certified supaya lebih mudah dikenali," ujar Deputy Director Sales Operation and Product Management, PT Mercedes-Benz Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuan jual beli Mercedes-Benz bersertifikat ini adalah sebagai saran bagi pelanggan untuk melakukan tukar tambah model baru atau ingin memiliki mobil Mercedes-Benz dengan dana yang tidak cukup untuk membeli mobil barunya.

"Ini juga memfasilitasi pelanggan kami yang ingin trade in tau calon pembeli yang misalnya tidak cukup dananya untuk membeli kendaraan baru bisa mulai dari kendaraan bekas bersertifikat bisa menjangkau dengan layanan ini," terang Karianto.

Untuk mobil Mercedes-Benz yang diperjualbelikan di diler haruslah memiliki kriteria tertentu agar tersertifikasi. Berapa syarat utamanya adalah mobil harus melakukan servis rutin di diler resmi dan minimal berusia 5 tahun dari usia baru mobil.


"Jadi mobilnya jelas, sering lakukan servis rutinnya di dealer resmi. Lalu juga ada standar pengecekan yang berjumlah 130 titik. Tahunnya itu maksimal 5 tahun ke belakang," kata Karianto.

Pada tahun 2018 sendiri, Mercedes-Benz membukukan penjualan 133 unit mobil bekas di diler resmi mereka.

"Untuk tahun 2018 lalu kami berhasil menjual 133 unit kendaraan yang di-certified dan tentu kami akan terus mengembangkannya sebagai salah satu bentuk pelayanan kami pada para pelanggan Mercedes-Benz," lanjut Karianto.


Karianto mengungkapkan ingin mengembangkan jaringan mobil bekas ini ke luar Jakarta untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

"Kami ingin memperluas ke luar Jakarta. Kami melihat potensi besarnya ada di Bandung dan Surabaya. Tahun ini kami akan coba masuk," pungkasnya. (rip/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads