Jumat, 18 Jan 2019 17:16 WIB

Aturan Ini Hambat Mercy Rakit Lokal Mobil Lebih Banyak di Indonesia

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: Mercedes-Benz Foto: Mercedes-Benz
Yogyakarta - Meskipun kondisi ekonomi kurang kondusif, mobil mewah seperti keluaran BMW dan Mercedes-Benz masih banyak beredar di jalanan. Mercy mampu mencatatkan pertumbuhan sampai double digit, sementara BMW pun bisa mempertahankan penjualan di atas 3.000 unit setahunnya.

Dengan minat masyarakat yang terus tinggi terhadap produk mobil mewah, sudah banyak berbagai pilihan mobil Eropa yang sudah dirakit di Indonesia. Meski demikian, Mercedes-Benz Indonesia mengatakan belum ingin menambah model rakitan mereka di Indonesia.



"Kami ingin menambah Completely Knock Down (CKD) di Indonesia, tapi kami menunggu aturan IKD (Incomplete Knocked Down) rilis, Karena sampai saat ini belum rilis. Selain itu aturan Luxury Tax (pajak mobil mewah-Red) juga belum diputuskan. Saya pikir jika sudah ada keputusan, ini bisa meningkatkan penjualan," ujar President & CEO PT Distribution Indonesia, Mercedes-Benz Roelof Lamberts, di Yogyakarta.

Jika dilihat, saat ini Mercedes-Benz sudah memiliki beberapa model yang sudah dirakit di Indonesia atau CKD. Seperti pada model C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE dan GLE.




"Tidak menutup kemungkinan, kami akan menambah model yang dirakit di Indonesia. Semuanya bisa saja terjadi. Karena pada 2017 penjualan CBU kami itu hanya 25 persen, dan sisanya model yang sudah di rakit di Indonesia," kata Roelof.

"Dan kami terus melakukan hubungan dengan pemerintah untuk lokal volume (berniat untuk menambah rakitan di Indonesis-Red), tentu kami harus melihat demand terlebih dahulu. Jadi mungkin saja kami menambah lokal (model yang akan dirakit di Indonesia-Red). Dan kami yakin kuota (volume penjualan-Red) sangat dibutuhkan untuk menambah lokal konten," tambahnya. (lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed