Rabu, 17 Okt 2018 17:59 WIB

Kalau Cuma Ganti Emblem, Esemka Bakal Ikuti Jejak Timor?

Dina Rayanti - detikOto
Esemka Garuda yang disebut sebagai mobil China. Foto: dok. Facaebook Esemka Garuda yang disebut sebagai mobil China. Foto: dok. Facaebook
Jakarta - Belum juga hadir, Esemka diterpa berbagai komentar miring. Selain disebut-sebut sebagai kendaraan politik, Esemka dikabarkan tak murni sebagai mobil nasional.

Sang produsen dikatakan hanya mengambil Esemka dari mobil China Foday kemudian mengganti emblemnya dengan nama 'Esemka' beserta variannya.


Hal itu muncul ketika mobil Esemka tertangkap kamera sedang berseliweran di jalanan. Secara bentuk mobil memang memiliki bentuk yang sama dengan Foday hanya saja sudah tertempel emblem Esemka.

Staf Khusus Presiden Joko Widodo, Diaz Hendropriyono pun sempat membantah hal tersebut. Diaz mengatakan mobil dibuat secara lokal dan tidak diimpor dari Negeri Tirai Bambu.

"Nggak mungkin dong kaya gitu (impor mobil China dan ganti emblem). Namanya bukan produk lokal dong," jelas Diaz.


Jika tidak, Esemka menjadi terobosan baru bagi pasar otomotif di Indonesia. Namun kalau hanya menempel emblem saja, bisa dibilang Esemka mengikuti jejak pendahulunya Timor. Timor saat pertama kali hadir di Indonesia memboyong mobil Kia dari Korea Selatan.

Logo Kia Sephia pada mobil pun diganti dengan tulisan Timor. Bentuknya sangat mirip bahkan seperti kembar identik. Kabarnya saat itu hanya Kia yang sukarela mobilnya dijual tanpa emblem 'Kia'.

Dua produsen Esemka PT Solo Manufaktur Kreasi dan PT Adiperkasa Citra Esemka Hero hingga saat ini belum memberikan informasi apapun. Yang jelas delapan mobil Esemka sudah lulus Uji Tipe dan siap masuk dapur produksi. (dry/lth)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed