"Kita tahun 2010 pernah mensponsori tiga unit mobil listrik yang modelnya mirip Avanza dikecilin itu. Sekarang 3 mobil itu ada di Puslitbang kita coba teliti perilaku pemakaian, kebutuhan pengisian berapa km," jata Pengarah Tim Kendaraan Listrik PLN Doddy B Pangaribuan kepada detikOto, Selasa (31/7/2018).
"Terkait pengembangan kendaraan listrik sampai saat ini, PLN hanya akan terjun di bisnis SPLU kalo bikin nggak lah kita serahkan ke industri. Intinya kalau nanti dikembangkan PLN sudah siap," lanjut Doddy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak membuat mobil listrik tak berarti PLN acuh terhadap pengembangan mobil listrik. Baru-baru ini PLN ikut berpartisipasi dalam mensponsori mobil listrik ITS BLITS untuk berkeliling Indonesia dalam rangka uji coba sebelum mobil listrik offroad itu mengikuti ajang Rally Dakar.
BLITS bakal menjelajah 15.000 km keliling Indonesia sekaligus mengetahui apa kekurangan mobil tersebut. (dry/lth)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!