Mobil MPV terutama tipe low MPV memang masih laris manis di Tanah Air. Para produsen mobil yang menawarkan produknya di Indonesia pun berlomba-lomba membuat mobil MPV. Pemain lama di kelas MPV ada Toyota lewat Avanza, baru kemudian muncul Honda Mobilio, Suzuki Ertiga, Mitsubishi Xpander serta Wuling Confero dengan penawaran harga murah.
Tapi strategi serupa tak diikuti oleh produsen mobil asal Korea Selatan Kia. Kia justru memilih untuk menawarkan pilihan mobil yang berbeda dari para kompetitornya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kan produk global jadi nggak bisa custom untuk Indonesia. Jadi mengikuti produk yang sudah dibuat secara global. Siapa yang nggak mau jualan banyak," tutur General Manager Marketing PT Kia Mobil Indonesia, Ridjal Mulyadi.
Senada dengan Ridjal, GM Business Development PT Kia Mobil Indonesia Harry Yanto pun menyampaikan hal itu. Harry menyebut, Kia tak ingin memiliki produk yang sia-sia di Indonesia.
Baca juga: 20 Mobil Terlaris Indonesia |
"Kalau kita tidak kuat jangan nyemplung di kolam yang sama, kita cari celah. Kalau nyemplung di kolam yang sama istilahnya seperti menggarami lautan," tambah Harry.
Tak banyak memang model mobil Kia yang dijual di Indonesia. Saat ini ada Grand Sedona Diesel dan bensin, Sportage Matic dan Platinum, serta Rio versi otomatis dan manual. (dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?