Crash Test

Kwid yang Tidak Dapat Bintang Saat Crash Test Dijual di Indonesia

Dina Rayanti - detikOto
Selasa, 17 Jul 2018 13:13 WIB
Crash Test Renault Kwid (Foto: ASEAN NCAP)
Jakarta - Faktor keamanan suatu mobil dapat dilihat dari hasil uji tabraknya. Faktor keamanan itu pula yang menjadi salah satu pertimbangan sebelum seseorang membeli mobil. Kalau mendapatkan bintang lima, bisa diartikan mobil dilengkapi segudang fitur keamanan untuk melindungi pengendara ataupun penumpang.

Lain halnya kalau saat dites tabrak mobil tidak mendapatkan bintang, mobil tersebut bisa menyandang predikat tidak aman. Mungkin sebutan itu salah satunya ditujukan ke mobil merek Eropa yang dibuat di India, Renault Kwid.

Tapi mobil ini tidak hanya dijual di India, melainkan juga di Indonesia seperti diberitakan Drivespark, Selasa (17/7/2018). Drivespark menyebut Renault Kwid spesifikasi Indonesia yang baru saja dites tabrak oleh ASEAN NCAP tak mendapatkan bintang sama sekali.



Dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) juga tertulis kalau Kwid yang dijual di Indonesia didatangkan CBU (Completely Build-up) dari India.

Video Crash Test Renault Kwid

[Gambas:Youtube]



Dalam situs ASEAN NCAP, Renault Kwid hanya mendapatkan 24,68 dari tiga kategori. Dalam tes proteksi untuk orang dewasa, poin Kwid hanya 10,12 dari 36 poin keseluruhan. Sementara saat di tes untuk penumpang anak, nilai Kwid hanya 14,56 dari 49 poin.

Sedangkan untuk kategori Safety Assist Technologies (SAT) Kwid tidak mendapatkan bintang sama sekali. Renault Kwid yang digunakan untuk crash test dilengkapi dengan airbag di sisi pengendara.



Absennya fitur-fitur seperti ABS, Electronic Stability Control (ESC), pengingat pemakaian sabuk pengaman, blind spot warniing, autonomous emergency braking, dan collision warning system membuat Kwid tak dapat bintang di kategori SAT.

(dry/ddn)