Meski begitu, untuk bulan Maret 2018, Toyota mengaku penjualan Avanza mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Avanza 7.097 unit wholesales maret dan itu kan memang inline seperti yang kita sampaikan," kata Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor Henry Tanoto di Jakarta.
Henry sendiri kembali menegaskan turunnya jualan Avanza pada bulan Februari memang sengaja dilakukan Toyota untuk menyeimbangkan penjualan Rush yang naik.
"Jadi Rush itu kan wholesalesnya kan 5.000 lebih. Kemarin itu istilahnya mau coba meng-adjust untuk gimana memfulfill rush yang indennya cukup panjang itu. Maka kenapa rush secara produksi secara wholesales itu 5.000an, biasanya 3000an. Tapi Avanza demadnya cukup kuat dari sebelumnya 6 ribu lebih jadi 7 ribu lebih," ucap Henry.
Meski begitu belum diketahui apakah pada bulan Maret Avanza masih berada di bawah Xpander atau sudah kembali ke posisinya semula. detikOto masih menunggu data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). (dry/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih