Hal tersebut disampaikan Design Head and General Manager of Advance R&D and Engineering Toyota, Simon Humphries, seperti yang dilansir dari leftlanenews. Dirinya memprediksi masa depan suram merek mobil mainstream bisa saja terjadi. Karena kendaraan otonom baru akan segera bermunculan.
Prediksi tersebut mungkin jadi kabar buruk untuk para produsen, namun tidak untuk para konsumen. Sebab, Humphries membayangkan bahwa nantinya pasar mobil akan terbagi dua yakni untuk mobil sport ekstrim dan mobil super high-end.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika memang prediksi tersebut benar adanya, merek-merek mobil supercar dan premium seperti Ferrari, Rolls-Royce, dan merek lain yang sejenis punya masa depan cerah. Dan untuk mengatasinya, kemungkinan merek mobil mainstream harus beralih ke bisnis mobilitas. Masa Depan Merek Mobil Mainstream Akan Suram? Jelas hal ini belum bisa dipastikan kebenarannya. (khi/lth)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE