Tapi jangan khawatir, Otolovers. Meski begitu, kendaraan yang menggunakan perangkat GPS masih bisa terdeteksi kok. Menurut Arianto Furiady, Presiden Direktur PT Super Spring sinyal keberadaan dari kendaraan tetap dapat terlacak dari saat memasuki medan tersebut.
"Kita berbasis sinyal (komponen GPS Tracker). Namun meskipun sinyal akan hilang ketika masuk beberapa tempat yang kedap seperti basement, kendaraan masih akan tetap terdeteksi dan terbaca dari ketika dia memasuki medan tersebut dan putus sinyal," ucapnya kepada wartawan di Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagipula, lanjutnya, apabila terdapat kesalahan atau troubleshoot terkait komponen tersebut pengguna akan mendapatkan notifikasi.
"Kalau ada masalah dengan komponennya, konsumen akan mendapatkan peringatan atau notifikasi. Termasuk apabila kabel diputus entah sengaja atau tak disengaja," ujar Arianto dalam kesempatan yang sama.
Oleh karenanya, untuk kendaraan yang sudah disematkan komponen tambahan tersebut cenderung lebih terhindar dari kecurian. Dari pengalamannya, hanya 3 unit mobil yang benar-benar berpindah tangan dari 1.000 kendaraan yang telah terpasang GPS Tracker. Hal tersebut dikarenakan para pencuri sudah makin pintar. (ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin