Meskipun pemerintah Indonesia turut memprioritaskan mobil listrik untuk dikembangkan namun tak ingin mengikuti langkah negara-negara Eropa dengan melarang jualan mobil diesel dan bensin.
Menurut Ketua III Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Rizwan Alamsjah, Indonesia tak berkiblat pada Eropa dalam meningkatkan penjualan mobil listrik dengan melarang jualan diesel dan bensin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rizwan menambahkan pemerintah Indonesia justru tak ingin ketinggalan dengan Thailand yang telah terlebih dahulu berjualan mobil listrik dan hybrid serta fasilitas pengecasannya.
"Pemerintah Indonesia tuh nggak mau ketinggalan dengan Bangkok karena Bangkok sudah mulai mempersiapkan industri otomotif yang listrik," ungkap Rizwan.
Tetapi Thailand bisa dibilang selangkah lebih maju karena mobil listrik dan juga hybrid sudah mulai dijual di sana walaupun tempat pengecasan masih tersedia dalam jumlah yang minim. Pada 2015 misalnya, penjualan mobil listrik dan hybrid di Thailand menyumbang sekitar 1 persen dari total penjualan mobil di Negeri Gajah Putih itu. (dry/ddn)
