Menanggapi hal tersebut, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melalui Direktur Administrasi TMMIN Bob Azam mengaku bahwa pihaknya telah siap menyongsong era mobil listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Toyota Rilis Prius MPV April |
Tetapi bisa tidak ya mobil listrik diterapkan kepada MPV? Hal tersebut sangatlah memungkinkan, ujar Bob, tergantung kepada infrastruktur yang telah tersedia.
"Secara teknologi sih memungkinkan (produksi mobil listrik untuk MPV). Tetapi infrastrukturnya memungkinkan apa tidak. Itu yang menentukan, bukan ukuran dan tipe mobilnya. Kesiapan dan edukasi para pengendaranya juga penting," ujar Bob.
"Di Negara tetangga saja, Thailand, itu butuh waktu sekitar 4 β 5 tahun untuk dapat beralih dari mobil berbahan bakar minyak ke mobil hybrid. Memang butuh waktu," tambahnya.
Baca juga: Apa Sih Keuntungan Mobil Hybrid? |
Melihat sifat konsumen di Indonesia, Bob tidak bisa memperkirakan berapa banyak waktu yang harus dilalui untuk melakukan transformasi tersebut. "Kita tidak bisa memperkirakan kapan semuanya akan siap," paparnya.
"Namun tidak akan bisa loncat secara instan dari mobil bensin ke Electric Vehicle (EV). Pasti harus mempunyai tahap dan proses seperti ke tipe hybrid dulu, baru setelah itu ke EV," tambah Bob.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus