Pemudik dari Bekasi, Tarmin contohnya, yang hendak mudik ke Tegal dengan istri dan kedua anaknya, menggunakan dua motor. Resiko yang ada, tidak terlalu dipikirkan olehnya. Alasannya adalah kepraktisan.
"Enggak sih (takut mudik naik motor bawa anak). Karenakan kalau naik bus segala macam kan ribet urus-urus segala macamnya," ujarnya kepada detikoto, di Cirebon, Selasa (20/4/2017).
Selain itu, menurut pemudik lainnya seperti Sobirin yang juga menggunakan motor, namun tidak membawa anak, hanya dengan istrinya, menilai mudik bawa anak tidak masalah.
"Ya enggak masalah sih, namanya anak apalagi kalau masih kecil, kalau ditinggal kasian juga. Asal berangkatnya pas masih sepi, kalau sudah padat, ramai ya bahaya," ujar pemudik asal Bekasi, yang hendak menuju Brebes tersebut.
Para pemudik tersebut, ditemui detikOto di salah satu posko lesehan Enduro, di Masjid At-Tuqo, Cirebon. Posko tersebut memang disediakan khusus untuk pemudik yang menggunakan motor.
"Karena kami menyadari bahwa pemudik dengan motor akan sangat lelah. Jadi kami hadirkan posko siaga ini, untuk tempat istriahat, supaya ketika mereka melanjutkan perjalanan dengan kondisi badan segar dan selamat sampai tujuan," tutur Brand Manager PT Pertamina Lubricants, Brian bayu sukmana. (khi/lth)












































Komentar Terbanyak
Permintaan Maaf Pemobil yang Konvoi Zig-zag di Tol Becakayu
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?