Peneliti muda Bosch Indonesia Raafi Jaya Sutrisna dan Suptihatin mengunjungi Museum Marcedez-Benz (Foto: Agung Pambudhy) |
Didesain oleh arsitek Jerman, Ben van Berkel, Mercedes-Benz Museum dibuka pertama kali pada 2006. Terdiri dari sembilan lantai dengan total area seluas 16.500 m2, museum ini tidak hanya dinikmati para penggemar otomotif, tapi juga mereka yang menyukai sejarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Agung Pambudhy |
Perjalanan bisnis Bosch Group di industri teknologi tumbuh berdampingan dengan kelahiran Mercedes-Benz di dunia otomotif. Rekam jejak berbagai komponen dan sistem yang dikembangkan Bosch dipamerkan di museum ini diantaranya ABS, wiper, airbag memperlihatkan pencapaian inovasi Bosch. Keberadaan Bosch di museum ini mempertegas kolaborasi berkelanjutan dari kedua merek tersebut, yang berkontribusi besar pada perkembangan dunia otomotif global.
Masuk ke dalam Mercedes-Benz Museum seperti berada di dalam sebuah mesin waktu raksasa. Dari lantai pertama hingga sembilan, pengunjung akan dijamu oleh mesin dan mekanisme yang diciptakan oleh para teknisi cerdas dari pabrikan berjuluk 'The Three Pointed Star' ini. Semuanya ditampilkan dalam alur waktu yang runtut sejalan dengan perkembangan industri otomotif dunia.
Foto: Agung Pambudhy |
Mulai dari jaman Dr. Carl Benz membuat mobil di tahun 1889 sampai sekarang. Hingga kini tercatat ada 160 mobil yang dapat dinikmati sembari dipelajari. Terdapat lebih dari 1.500 display museum yang dipisahkan dalam ruang legend dan collection.
Foto: Agung Pambudhy |
Ruang legend merupakan hasil dokumentasi sejarah dari Mercedez-Benz dan terbagi atas berbagai tema pembahasan. Sedangkan ruang Collection menawarkan segala prestasi akan kekayaan dan keragaman jenis kendaraan yang pernah dibuat Mercedez-Benz.
Di museum ini juga ditampilkan beberapa koleksi mobil yang dipakai oleh selebritis dunia sepeti Nicolas Cage, Lady Diana, Lucas Podolsky serta juga mobil pemimpin keagamaan Paus "Pope". (pam/rgr)












































Peneliti muda Bosch Indonesia Raafi Jaya Sutrisna dan Suptihatin mengunjungi Museum Marcedez-Benz (Foto: Agung Pambudhy)
Foto: Agung Pambudhy
Foto: Agung Pambudhy
Foto: Agung Pambudhy
Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge