"Kalau untuk MINI hybrid sudah diluncurkan global, sudah beberapa waktu lalu. Kalau di Indonesia belum ada," kata Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania, di Jakarta.
Tentu ini bukan alasan, karena kesiapan infrastruktur menjadi fokus tersendiri untuk kesiapan para pabrikan otomotif melahirkan kendaraan yang ramah lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya tampilan MINI Hybrid Countryman yang disapa Cooper S E Countryman ALL4, telah muncul ke permukaan. MINI Cooper S E Countryman ALL4 melakoni debut global di Los Angeles Auto Show 2016. Cooper S E Countryman ALL4 menjadi mobil hybrid pertama dari MINI dan menggunakan platform UKL2 dari BMW Group.
MINI Cooper S E Countryman ALL4 memiliki sistem propulsi yang sama dengan BMW 225xe. Artinya, mobil ini menggunakan gabungan mesin bensin tiga silinder 1.5 liter bertenaga 134 daya kuda dengan motor listrik bertenaga 87 daya kuda.
Mesin bakar bertugas memutar as roda depan, sementara motor listrik menggerakkan roda belakang. Karena itu, Cooper S E Countryman ALL4 disebut ALL4 lantaran mengusung sistem penggerak semua roda.
Jika mesin bensin dan motor listrik digabungkan, mobil ini bisa meyemburkan tenaga maksimal hingga 221 daya kuda dengan torsi 385 Nm. Karena mengusung teknologi hybrid, Cooper S E Countryman ALL4 diklaim ramah lingkungan dengan catatan konsumsi BBM 2,1 liter per 100 km.
Untuk desainnya, Cooper S E Countryman ALL4 masih sama dengan model bermesin bakar. Perbedaannya ada pada lencana 'S' dan 'E' serta soket listrik di fender depan. (lth/dry)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat