Namun selain faktor kestabilan keuangan, pengalaman pabrikan juga menjadi satu faktor penting yang berpengaruh terhadap sejauh mana langkah mereka dalam mengembangkan kendaraan masa depan ini.
Menurut penelitian yang dilakukan Navigant Research, terdapat setidaknya empat pabrikan yang saat ini selangkah lebih maju dibanding pabrikan lainnya dalam hal kemajuan perkembangan mobil otonom mereka. Pabrikan-pabrikan tersebut antara lain adalah Ford Motor Co., General Motors, Renault-Nissan, dan Daimler.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Ford
|
Foto: Ford
|
Bahkan Ford telah menghabiskan dana sebesar hampir Rp 9,3 triliun di pabrik mereka di Michigan untuk mengembangkan mobil otonom level 4 yang rencananya akan diproduksi pada 2021 mendatang.
2. General Motors
|
Foto: General Motors
|
3. Renault-Nissan
|
Foto: REUTERS
|
4. Daimler
|
Foto: Daimler
|
5. Mereka Yang ketinggalan:
|
Mobil tanpa sopir VW (Foto: Volkswagen)
|
Mereka dikatakan sedikit tertinggal dalam hal partnership, investasi, dan kepercayaan pelanggan, dibandingkan dengan keempat pabrikan teratas.
Akan tetapi, perusahaan-perusahaan ini sedikit lebih baik jika dibandingkan Honda, Uber, NuTonomy, dan Baidu, yang terbilang tidak begitu berkembang signifikan dalam perencanaan teknologi mobil tanpa sopir.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu