Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Rabu 29 Maret 2017, 18:47 WIB

Mobil di Indonesia Belum Ada Standar Keamanannya untuk Crash Test

Dina Rayanti - detikOto
Mobil di Indonesia Belum Ada Standar Keamanannya untuk Crash Test Foto: IIHS
Jakarta - Beberapa produsen mobil yang menjual produknya di Indonesia dengan fitur keamanan yang cukup mumpuni juga sebagai nilai tambah di produknya. Namun hingga saat ini belum ada standar keamanan tertentu sebuah mobil.

"Ya karena kalau kita kan aset yang paling bermanfaat itu sebenarnya bukan kendaraannya, yang paling penting itu orang yang ada di dalamnya,
jadi kalau bisa bukan hanya kendaraan premium tapi semua kendaraan bisa memiliki safety feature yang bagus," tutur Executive General Manager Vehicle Sales Operation Sub Directorate PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto di Penang Bistro, Jakarta, Rabu (29/3/2017).

"Setiap orang atau setiap brand punya standarnya masing-masing akhirnya dengan standar masing-masing itu dia menyatakan mobilnya itu sudah
safety tapi pada saat terjadi tabrakan sebagian besar mencederai penumpangnya," sambung Soerjo.

Saat ini PT TAM masih menggunakan hasil uji tabrak di ASEAN NCAP sebagai standar keamanan. Menurut Soerjo akan lebih baik jika pemerintah Indonesia memiliki standar tabrak seperti halnya di ASEAN NCAP.

"Karena kan di Asia kita menganut ASEAN NCAP juga, jadi kendaraan juga ada tes untuk memenuhi tes tersebut, nah rasanya antara ASEAN NCAP
sama peraturan pemerintahnya harus di-aligning sih," tutur Soerjo.

Sebagian besar fitur keamanan yang sudah tersemat di mobil-mobil di Indonesia setidaknya sabuk pengaman dan airbag.

Setidaknya diharapkan ke depan fitur-fitur seperti Vehicle Stability Control, Brake Assist, dan fitur canggih lainnya bisa tersemat di mobil-mobil yang dijual di Indonesia. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed