Diberitakan Reuters, Kamis (19/1/2017), CEO Renault-Nissan, Carlos Ghosn menyebut, pihaknya telah menjual lebih dari 400.000 unit mobil listrik. Mobil listrik sebanyak itu tersebar di seluruh dunia.
Renault-Nissan juga menjadi salah satu pemimpin dalam kendaraan plug-in hybrid. Aliansi itu berencana untuk terus berinvestasi demi mempertahankan titel pemimpin pasar mobil ramah lingkungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil listrik memang menjadi jawaban untuk kendaraan ramah lingkungan. Namun, banyak yang menganggap mobil listrik masih sulit digunakan lantaran harga yang mahal, baterai yang hanya menjangkau jarak tak terlalu jauh hingga waktu pengisian baterai yang lama.
"Kami akan memiliki banyak mobil baru dengan baterai yang lebih baik, kinerja yang lebih baik, harga yang lebih rendah," ujar Ghosn. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun