STNK-BPKB Naik, Harga Mobil Honda Terkerek 1-2%

STNK-BPKB Naik, Harga Mobil Honda Terkerek 1-2%

Dina Rayanti - detikOto
Jumat, 13 Jan 2017 18:03 WIB
STNK-BPKB Naik, Harga Mobil Honda Terkerek 1-2%
Foto: Khairul Imam Ghozali
Jakarta - Aturan soal kenaikan tarif pengurusan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan), BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) sudah mulai berlaku sejak 6 Januari kemarin. Kenaikan tersebut juga berpengaruh terhadap harga mobil Honda yang mengalami kenaikan sekitar 1-2 persen.

"Dibilang pengaruh kan nggak langsung ya, kita produsen mencoba juga supaya jualannya nggak naik gitu. Jadi tanggal 6 Januari kemarin kita naik selain Mobilio ya, karena Mobilio kan ada perubahan baru jadi naik 1-2 persen tergantung model," ungkap Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy di Jakarta.





Menurut Jonfis, kenaikan tersebut juga dipengaruhi Bea Balik Nama (BBN) yang setiap tahunnya naik. "Karena BBN juga ada kenaikan, setiap tahun kan juga ada kenaikan raw material juga naik jadi ada penyesuaian sedikit," tambah Jonfis.

Meski begitu Honda mengklaim berkat mobil-mobil yang menarik, selama tahun 2016, Honda mencetak rekor di Indonesia. Selain itu pangsa pasar Honda di Indonesia juga meningkat menjadi 19 persen. Presiden Direktur Honda Prospect Motor Tomoki Uchida menuturkan penjualan HPM di 2016 yang mencapai 199.364 unit. Pencapaian tersebut dikatakan Uchida tidak lepas dari adanya produk-produk baru yang diluncurkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya kenaikan tarif BPKB dan STNK serta lainnya ini membuat produsen motor meminta peninjauan kembali. Karena meski harganya mengalami kenaikan dalam hitungan ratusan ribu, konsumen motor pasti akan terkena imbasnya, tidak seperti konsumen pembeli mobil yang akan memaklumi kenaikan harga meski tetap ngedumel juga.

Kenaikan tarif STNK-BPKB sudah membuat produsen motor menaikkan harga.Yamaha misalnya sudah menaikkan harga motor dengan kisaran rata-rata Rp 250.000. Selain Yamaha, Suzuki sudah berniat menaikkan harga motor.

Produsen Motor Minta Kenaikan Tarif STNK dan BPKB Ditinjau LagiFoto: Zaki Alfarabi
(dry/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads