"Dibilang pengaruh kan nggak langsung ya, kita produsen mencoba juga supaya jualannya nggak naik gitu. Jadi tanggal 6 Januari kemarin kita naik selain Mobilio ya, karena Mobilio kan ada perubahan baru jadi naik 1-2 persen tergantung model," ungkap Marketing & Aftersales Service Director PT Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy di Jakarta.
Menurut Jonfis, kenaikan tersebut juga dipengaruhi Bea Balik Nama (BBN) yang setiap tahunnya naik. "Karena BBN juga ada kenaikan, setiap tahun kan juga ada kenaikan raw material juga naik jadi ada penyesuaian sedikit," tambah Jonfis.
Meski begitu Honda mengklaim berkat mobil-mobil yang menarik, selama tahun 2016, Honda mencetak rekor di Indonesia. Selain itu pangsa pasar Honda di Indonesia juga meningkat menjadi 19 persen. Presiden Direktur Honda Prospect Motor Tomoki Uchida menuturkan penjualan HPM di 2016 yang mencapai 199.364 unit. Pencapaian tersebut dikatakan Uchida tidak lepas dari adanya produk-produk baru yang diluncurkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan tarif STNK-BPKB sudah membuat produsen motor menaikkan harga.Yamaha misalnya sudah menaikkan harga motor dengan kisaran rata-rata Rp 250.000. Selain Yamaha, Suzuki sudah berniat menaikkan harga motor.
Foto: Zaki Alfarabi |












































Foto: Zaki Alfarabi
Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya