Mobil Terbang Bisa Beroperasi di Indonesia, Tinggal Tunggu Aturan Resmi

Mobil Terbang Bisa Beroperasi di Indonesia, Tinggal Tunggu Aturan Resmi

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Rabu, 08 Jul 2026 09:14 WIB
An engineer inspects the propellers of the electric flying car XPeng Voyager X2 by XPeng AeroHT, before a demonstration flight in Beijing, China June 18, 2024. REUTERS/Tingshu Wang
Mobil terbang. Foto: REUTERS/Tingshu Wang
Jakarta -

Meski langit Indonesia kerap dianggap polutif dan penuh obyek mengganggu seperti layangan atau kabel listrik, namun mobil terbang diklaim sudah bisa beroperasi optimal. Bahkan, menurut produsen otomotif asal China, semuanya hanya menunggu aturan resmi.

Hal tersebut disampaikan James Wu selaku Vice President of Xpeng kepada detikOto. Menurut dia, secara cuaca dan kondisi geografis, mobil terbang bisa beroperasi dengan baik di sini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal Indonesia, terkait dengan cuaca dan lingkungan, saya rasa sudah cocok (mengadopsi mobil terbang). Saya percaya ini juga bisa beroperasi dengan baik di seluruh Asia, namun kembali bagaimana soal kebijakannya," ujar Wu saat menjawab pertanyaan detikOto di Senayan, Jakarta Pusat.

An engineer inspects the propellers of the electric flying car XPeng Voyager X2 by XPeng AeroHT, before a demonstration flight in Beijing, China June 18, 2024. REUTERS/Tingshu WangMobil terbang Xpeng. Foto: REUTERS/Tingshu Wang

Ketika ditanya kapan mobil terbang bisa wara-wiri di langit Indonesia, Wu belum bisa meresponsnya dengan tegas. Sebab, bagaimana pun juga, sebelum kendaraan bisa benar-benar beroperasi, harus ada aturan resmi.

ADVERTISEMENT

"Saya tidak bisa bilang ke kamu kapan waktu yang tepat. Jadi, kembali lagi, semuanya sudah ready. Kami membuat mobil listrik yang sangat aman," ungkapnya.

Menurut dia, hampir semua orang pasti ingin merasakan naik mobil terbang. Sebab, kendaraan tersebut dianggap canggih, efisien dan antimacet.

"Saya pikir semua orang berharap bisa menggunakan kendaraan tipe ini kan? Saya juga salah satu orang yang punya keinginan serupa," tuturnya,

Xpeng memiliki divisi khusus bernama AeroHT untuk mengembangkan kendaraan masa depan tersebut. Mobil terbang mereka, yakni Xpeng X2, telah beberapa kali melantai di pameran otomotif nasional.

Bahkan, di negara asalnya, kendaraan tersebut sudah mulai diterbangkan secara singkat. Namun, hingga sekarang, unitnya belum benar-benar beredar secara bebas.

"Mobil terbang kami telah memasuki rencana produksi massal. Saya rasa ini merupakan lompatan yang sangat besar. Soal kemungkinan dibawa (dan dioperasikan) di Indonesia, pasti ada sejumlah requirements," tuturnya.

"Kami tentu memprioritaskan negara mana saja yang dalam waktu dekat akan kedatangan mobil terbang kami," kata dia menambahkan.




(sfn/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads