Meski langit Indonesia kerap dianggap polutif dan penuh obyek mengganggu seperti layangan atau kabel listrik, namun mobil terbang diklaim sudah bisa beroperasi optimal. Bahkan, menurut produsen otomotif asal China, semuanya hanya menunggu aturan resmi.
Hal tersebut disampaikan James Wu selaku Vice President of Xpeng kepada detikOto. Menurut dia, secara cuaca dan kondisi geografis, mobil terbang bisa beroperasi dengan baik di sini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal Indonesia, terkait dengan cuaca dan lingkungan, saya rasa sudah cocok (mengadopsi mobil terbang). Saya percaya ini juga bisa beroperasi dengan baik di seluruh Asia, namun kembali bagaimana soal kebijakannya," ujar Wu saat menjawab pertanyaan detikOto di Senayan, Jakarta Pusat.
Mobil terbang Xpeng. Foto: REUTERS/Tingshu Wang |
Ketika ditanya kapan mobil terbang bisa wara-wiri di langit Indonesia, Wu belum bisa meresponsnya dengan tegas. Sebab, bagaimana pun juga, sebelum kendaraan bisa benar-benar beroperasi, harus ada aturan resmi.
"Saya tidak bisa bilang ke kamu kapan waktu yang tepat. Jadi, kembali lagi, semuanya sudah ready. Kami membuat mobil listrik yang sangat aman," ungkapnya.
Menurut dia, hampir semua orang pasti ingin merasakan naik mobil terbang. Sebab, kendaraan tersebut dianggap canggih, efisien dan antimacet.
"Saya pikir semua orang berharap bisa menggunakan kendaraan tipe ini kan? Saya juga salah satu orang yang punya keinginan serupa," tuturnya,
Xpeng memiliki divisi khusus bernama AeroHT untuk mengembangkan kendaraan masa depan tersebut. Mobil terbang mereka, yakni Xpeng X2, telah beberapa kali melantai di pameran otomotif nasional.
Bahkan, di negara asalnya, kendaraan tersebut sudah mulai diterbangkan secara singkat. Namun, hingga sekarang, unitnya belum benar-benar beredar secara bebas.
"Mobil terbang kami telah memasuki rencana produksi massal. Saya rasa ini merupakan lompatan yang sangat besar. Soal kemungkinan dibawa (dan dioperasikan) di Indonesia, pasti ada sejumlah requirements," tuturnya.
"Kami tentu memprioritaskan negara mana saja yang dalam waktu dekat akan kedatangan mobil terbang kami," kata dia menambahkan.
(sfn/dry)













































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Sah! Malaysia Perketat Impor Mobil Murah China
Penunggak Pajak Kendaraan Dilarang Beli BBM Subsidi