"Nggak ada masalah itu kan cuma biaya pengurusan saja bukan STNK yang naik. Jadi kalau STNK yang naik mahal sekali itu pilih nomor dan lain-lain," kata Ketua Umum Gaikindo, Johannes Nangoi, di Jakarta.
.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nangoi kenaikan tersebut terbilang normal mengingat sudah 7 tahun tarif pengurusan tersebut belum naik.
"7 tahun nggak naik ya wajar," tutur Nangoi.
Nangoi menambahkan pasti ada calon pemilik mobil yang kecewa ada kenaikan tarif namun mereka pasti akan membayarnya, karena naiknya tidak terlalu signifikan.
"Kalau mobil anda beli Rp 100 juta cost naik Rp 100-200 ribu ya mereka mau-mau juga. Nggak akan berpengaruh, orang ngedumel tapi, nggak ada orang nggak jadi beli mobil Rp 100 juta karena naik Rp 100-200 ribu," sambung Nangoi
Foto: Zaki Alfarabi |
Namun banyak kalangan yang menilai kenaikan tarif STNK cs justu akan membuka ladang pungutan liar baru. (dry/ddn)












































Foto: Zaki Alfarabi
Komentar Terbanyak
Ngamuk Ditegur Lawan Arah, Pemotor di Lebak Bulus Pukul Penegur!
Viral Ertiga Lawan Arah di Jakpus, Ditegur Malah Rasis dan Mukul!
Shell, BP, Vivo Siap Jualan Bensin Lagi, Stok Mulai Tersedia