Organisasi nirlaba itu dinamakan Konsorsium SmartDeviceLink dan yang sudah menjadi anggota pertamanya adalah Mazda Motor Corporation, PSA Group, Fuji Heavy Industries, dan Suzuki Motor Corporation.
Elektrobit, Luxoftt, dan Xevo ikut bergabung namun sebagai suplier kepada anggota-anggotanya. Siap menyusul ada Harman, Panasonic, Pioneer, dan QNX yang sudah menandatangi kontrak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Platform tersebut akan memudahkan pabrikan mobil dan suplier mempertahankan standar seragam yang terintegrasi dengan aplikasi. Aplikasi SmartDeviceLink ini didasarkan pada perangkat Ford Applink yang dikembangkan di 2013.
"Mendorong inovasi adalah keputusan Ford dalam membuat SmartDeviceLink dan konsorsium ini merupakan langkah besar untuk mencapai itu," kata Global Director Ford Connected Vehicle dan Services, Doug VanDagens, yang dilansir drivespark, Minggu (8/1/2016).
"Konsumen akan mendapatkan sebuah pengalaman aplikasi yang baru dan inovatif dengan adanya kolaborasi dari produsen dan pengembang aplikasi," tambahnya.
"Konektivitas antara ponsel dan kendaraan merupakan salah satu layanan yang paling penting. Menggunakan SmartDeviceLink artinya kami bisa menyediakan layanan ini ke konsumen agar lebih aman dengan cara yang aman," tambah President Toyota Connected Company, Shigeki Tomoyama.
(dry/ddn)











































Komentar Terbanyak
Wanti-wanti Prabowo Buat Pengguna Motor Bensin: Rasain Sendiri
Pertalite Mau Dibatasi, Kategori Ini Bakal Nggak Bisa Beli Lagi
Guru ASN Gugat Aturan Telat Perpanjang SIM Harus Bikin Baru