Kata Handal Soal Kelanjutan Produksi Mobil Neta di Indonesia

Kata Handal Soal Kelanjutan Produksi Mobil Neta di Indonesia

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 14 Agu 2026 18:20 WIB
Neta di GJAW 2024
Neta sudah setop produksi mobil listrik di Indonesia sejak tahun lalu. Foto: Dok. Neta Auto Indonesia
Jakarta -

Nasib kelanjutan produksi mobil listrik Neta di Indonesia masih belum menemui kepastian. Presiden Direktur PT Handal Indonesia Motor (HIM) Denny Siregar mengatakan komunikasi antara pihaknya dengan Neta masih berjalan, meski aktivitas produksi saat ini dihentikan sementara.

"Neta saat ini di sananya (China) sedang dalam satu kondisi ya. Kalau di kami (PT Handal) komunikasi masih. Tapi mungkin kalau untuk kelanjutan (produksi) Neta sendiri yang bisa jawab. Tapi kalau dibilang komunikasi, masih," kata Denny kepada wartawan di Purwakarta (13/8/2026).

Ia menambahkan, lini produksi Neta di fasilitas Handal memang sudah dihentikan sejak tahun lalu. "Produksi saat ini memang sedang di-pause (disetop), sejak tahun lalu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kiprah Neta di Indonesia

Sebelumnya, Neta cukup serius membangun basis produksinya di Indonesia. Merek asal China tersebut menggandeng HIM untuk merakit mobil secara completely knocked down (CKD) di pabrik Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

Perakitan lokal dimulai pada April 2024, dengan Neta V-II sebagai model pertama yang diproduksi di Indonesia. Setelah itu, Neta X juga dirakit secara lokal di fasilitas yang sama.

Langkah tersebut sempat menjadi bagian dari strategi Neta buat memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia. Bahkan, pada 2024, pabrik Handal menjadi fasilitas perakitan tiga merek China, yakni Chery, Neta, dan Jetour.

Terpengaruh Restrukturisasi Hozon Auto

Penghentian produksi Neta tidak terlepas dari kondisi perusahaan induknya, Hozon Auto, yang menjalani proses restrukturisasi sejak 2025. detikOto sebelumnya melaporkan lini produksi Neta di Indonesia telah berhenti sekitar enam bulan hingga Januari 2026.

Di tengah kondisi tersebut, penjualan Neta di Indonesia juga mengalami tekanan. Data Gaikindo mencatat retail sales Neta turun dari 570 unit pada 2024 jadi 406 unit pada 2025.

Neta sebelumnya menyatakan proses restrukturisasi Hozon Auto diharapkan selesai pada pertengahan 2026. Namun, berdasarkan pernyataan terbaru dari Handal, kelanjutan produksi Neta di Indonesia masih menunggu keputusan dari pihak prinsipal.



(lua/dry)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads