Diberitakan Road and Track, Kamis (29/12/2016) komponen mobil saat ini lebih banyak mengandalkan teknologi komputer sehingga membuatnya mudah didesain dan dapat digunakan oleh beberapa merek lain. Tak hanya itu, setiap produsen mobil juga bakal dikenai aturan yang sama di masa depan, tampaknya masuk akal untuk menggunakan platform dari merek lain untuk mengurangi biaya produksi.
Kepala divisi mesin Toyota, Toshiyuki Mizushima mengatakan pihaknya bakal mengubah sistem yang memungkinkan rivalnya menggunakan transmisi yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemasok terbesar Toyota adalah Denso yang juga menyambut baik rencana tersebut.
"Hingga saat ini, kami tak bisa menjual inverter yang sama yang digunakan di sistem Hybrid Toyota model sebelumnya ke konsumen non-Toyota karena tidak bakal cocok dengan motornya atau voltasenya yang berbeda. Kami bisa menghindari hal tersebut jika pemasok bisa menjualnya keseluruhan," ungkap Direktur Eksekutif Riset dan Pengembangan Denso, Yoshifumi Kato.
Menggunakan standar yang sama dan saling berbagi komponen bakalan kita lihat di masa depan. Di Jepang misalnya adanya Nissan yang sudah berbagi teknologinya dengan Renault, juga Mercedes Benz. Mazda membuat roadster bersama dengan Fiat untuk MX-5, sementara Toyota bersama dengan Subaru juga BMW untuk membuat mobil sportnya lebih ekonomis. (dry/rgr)












































Komentar Terbanyak
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta