Laporan Shanghai Daily yang dikutip Reuters, Selasa (20/12/2016) menyebut, keputusan ini adalah kemenangan terbaru untuk sebuah perusahaan asing besar di China dalam hal perlindungan hak paten. Hal itu menggambarkan tanda bahwa pengadilan di negeri itu memandang pelanggaran merek dagang lebih serius.
Zhou Leqin, salah satu terdakwa yang terdaftar dalam Deguo Baoma Group (Int'l) Holdings Limited kemudian membeli dan mendaftarkan merek dagang 'BMN' dengan logo yang mirip dengan BMW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan Shanghai Daily, terdakwa melanggar merek dagang terdaftar BMW di China dengan mengambil keuntungan dari reputasinya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun