Menurut General Manager Marketing Strategy PT Nissan Motor Indonesia (NMI) Budi Nur Mukmin, perhitungan pajak berdasarkan emisi merupakan suatu langkah tepat. Sebab kata dia, efek positifnya sangat banyak.
"Satu yang paling pasti membantu lingkungan, yang kedua ini juga membantu customer karena dia akan mendapatkan teknologi terbaru, karena teknologinya semakin irit yang pasti teknologinya semakin baru. Kalau teknologi semakin baru, banyak benefit untuk customer. Dan kalau klasifikasi berdasarkan emisi, yang tadinya (harga mobil) mahal bisa jadi murah," kata Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Budi, Indonesia masih tertinggal dengan negara lain terkait penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Di Thailand misalnya, mobil rendah emisi pajaknya semakin rendah.
"Di Thailand itu pajak sudah bersarakan low emsion carbon. Itu sudah dua tahun, Thailand aja bisa berarti kita juga bisa, karena produknya mirip-mirip. Jadi saya pikir kita siap," ujar Budi. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini