WRC merupakan salah satu balap yang membutuhkan fokus pengemudinya. Pebalapnya mengandalkan beberapa bantuan elektronik dan keterampilan mereka untuk mengatasi jalan sempit dengan kecepatan tinggi.
Namun, dalam laporan yang dilansir Carscoops, menurut bos motorsport Toyota, Koei Saga, teknologi otonom bisa mendapatkan keuntungan dari keahlian mobil reli itu. Saga mengatakan, mobil WRC 2017 akan membantu Toyota untuk mengembangkan sensor terbaik pada sistem otonom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga menempatkan sensor pada mobil reli kami dan mereka dapat, misalnya, memprediksi batu yang ada di jalan di depan mobil. Ketika sensor mampu menangani rintangan-rintangan dengan kecepatan mobil reli, kita dapat meningkatkan teknologi sensor secara keseluruhan," tambahnya. (rgr/lth)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan