Bukan hanya dari Jerman, suara miring juga datang dari produsen mobil Amerika sendiri. Saham-saham milik produsen mobil Amerika dan pemasok-pemasoknya berguguran saat Trump terpilih. Saham GM sempat turun 4 persen di perdagangan hari Rabu sebelum akhirnya kembali menguat di sore hari.
Penyebabnya tidak lain adalah omongan Trump saat kampanye yang mengatakan pemerintahnya akan mempertimbangkan kembali kebijakan perdagangan yang terbuka dengan Meksiko. Padahal di sisi lain, pabrikan yang menyuplai mobil untuk Amerika rata-rata memproduksi mobil di Meksiko. GM bahkan sudah mengurangi pekerja sebanyak 2.000 orang di pabrik Ohio, pabrik yang memproduksi Chevrolet Cruze dan pabrik dai Michigan yang memproduksi sedan Cadillac dan Chevrolet Camaro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Efek kebijakan Trump akan dirasakan juga oleh produsen mobil listrik seperti Tesla. Tesla bisa terkena karena Trump berencana mengurangi dukungan pemerintah federal untuk mobil listrik. Saham Tesla turun 3,3 persen gara-gara Trump naik ke kursi presiden.
Senior Ekonom dari Original Equipment Suppliers Association Charles Chesbrough menilai kebijakan Trump yang akan membongkar perdagangan bebas justru akan membuat konsumen Amerika membayar lebih mahal untuk sebuah mobil.
"Kebijakan Trump akan menambah harga mobil buatan Meksiko lebih mahal US$ 5.000 bahkan lebih mahal lagi," ujarnya seperti dilansir Reuters, Jumat (11/11/2016). (ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0