Perangkat yang baru ditemukan ini berbeda dengan yang ditemukan pada perusahaan induknya, di mesin diesel Audi yang merujuk ke penarikkan 11 juta unit mobil mengutip dari Koran Jerman Bild am Sonntag.
Menurut penelusuran yang dilakukan Dewan Sumber Daya California (CARB), perangkat tersebut diinstal pada beberapa mobil Audi dengan transmisi otomatis pada saat setir lurus atau belok. Jika setir pada posisi lurus, itu akan mengaktifkan perangkat software saat transmisi berganti algoritma yang mengurangi emisi karbon dioksida seperti dilansir leftlannews, Kamis (10/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Audi menolak untuk berkomentar terkait hal tersebut, sebuah sumber juga mengatakan Audi telah berhenti menggunakan perangkat tersebut di May 2016 sebelum CARB menemukan perangkat tersebut terpasang pada sebuah model.
(dry/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun