Seperti dilansir Carscoops, Minggu (6/11/2016), Direktur Representatif Mazda, Akira Marumoto mengaku memang sedang melakukan pembicaraan dengan Toyota namun menolak untuk berbicara lebih jauh tentang apa isi pembicaraan tersebut.
Dengan bekerja sama, Toyota dan Mazda mengikuti langkah produsen otomotif Jepang lain yang juga melakukan hal serupa dengan beraliansi atau akuisisi seperti Nissan dan Mitsubishi yang baru-baru ini.
Toyota telah membeli Daihatsu Motor Co awal tahun ini dan tengah menjajaki kerjasama R&D dengan Suzuki. Lebih jauh lagi, Toyota juga menjadi pemilik terbesar Hino Motors, pemegang saham terbesar pembuat Subaru, Fuji Heavy Industries, dan juga memiliki saham di Isuzu Motors.
Hingga saat ini, perwakilan Toyota enggan mengomentari setiap pertanyaan soal pembiacaraan mereka dengan Mazda. Setidaknya keduanya bisa berbagi lebih banyak soal teknologi bukan sekedar sistem hybrid pada mobil.
(dry/ddn)











































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini