Diberitakan Reuters, Jumat (7/10/2016), Google yang telah mengembangkan mobil otonom sejak 2009 mengatakan, mobil otonomnya telah diuji sepanjang 3,2 juta km di jalanan umum. Angka itu akan terus bertambah sekitar 25.000 mil (40.233 km) per minggu.
Google fokus pada pembuatan mobil otonom sepenuhnya yang tidak memerlukan pengemudi. Mobil otonom itu dibuat lebih aman dan lebih efisien serta menjadi transportasi aman bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda harus memiliki pemahaman yang lebih dalam apa yang ada di jalan. Setiap kali Anda berkendara itu berbeda," kata Dolgov.
Mobil otonom Google disebut bisa mendeteksi objek bergerak seperti anak-anak atau sepeda yang bisa bergerak secara cepat. Sistem otonom Google bisa menghitung probabilitas gerakan tersebut dan menggunakan hasilnya untuk menentukan reaksi kendaraan. (rgr/lth)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Honda 'Brio Listrik' Resmi Meluncur, Segini Harganya
Kok Bisa Nggak Dikasih Jalan saat Nyalip Pengemudi Sigra sampai Ngamuk di Tol?