"Kompetisi dan aturan kepatuhan semakin diperketat di industri ini, namun lengah terhadap aturan kepatuhan yang menjadikannya kita terlibat skandal ini. Kita harus mengubah ini," ungkap Presiden Mitsubishi Motor Corp, Osamu Masuko seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/9/2016).
Mitsubishi juga siap mengganti rugi sebesar masing-masing maksimum 100.000 yen ke sekitar 76.000 pemilik mobil yang terlibat skandal di Jepang. Masuko juga menambahkan skandal tersebut kemungkinan berdampak pada model-model yang dijual di luar Jepang. Perusahaan pun mempertimbangkan kemungkinan ganti ruginya kepada pemilik mobil yang terkena dampak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skandal ini membuat reputasi Mitsubishi sebagai produsen mobil terbesar keenam di Jepang menjadi tercoreng padahal Mitsubishi juga tengah berupaya bangkit dari skandal yang sama pada April lalu yang membuat, presiden sebelumnya Tetsuro Aikawa mengundurkan diri. (rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Kenapa Balik Nama Mobil-motor Bekas Masih Harus Keluar Duit?