Humas Forescom, Dany mengatakan, ditunjuknya pihak ketiga menandakan Ford masih memiliki tanggung jawab kepada konsumen di Indonesia.
"Dengan penunjukkan pihak ketiga, FMI menepati janji. Ada yang ia tunjuk buat aftersales. Ternyata FMI fokus di aftersales. Kalau buat kita sih bagus. Saya terima kasih mereka concern ke pelanggan," ujar Dany saat dihubungi detikOto, Kamis (14/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, yang terpenting adalah pihak ketiga yang ditunjuk FMI memiliki kemampuan untuk melayani serta menyediakan suku cadang berkualitas bagi pengguna Ford di Indonesia.
"Siapa pun yang ditunjuk pastinya harus menunjukkan capable di bidang itu. FMI berarti masih care terhadap pelanggan," ucapnya.
Sebelumnya Direktur Komunikasi PT FMI Lea Kartika Indra menyampaikan bahwa RMA Group akan menyediakan layanan servis, suku cadang dan jaminan garansi kepada konsumen Ford di Indonesia.
RMA Group akan menggantikan peran FMI yang sebelumnya menjadi agen pemegang merek Ford dan memutuskan untuk hengkang dari Indonesia.
"Kami sedang melakukan finalisasi rincian kesepakatan kontrak kami dengan RMA Group, perusahaan yang akan menyediakan layanan servis, suku cadang dan jaminan garansi kepada konsumen di Indonesia," kata Lea melalui pesan singkat yang diterima detikOto, Kamis (14/7/2016). (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun