Hal ini tidak lain karena adanya skandal manipulasi konsumsi BBM di 4 mobil mini yang diproduksi Mitsubishi. Produsen mobil Jepang nomor 6 ini memperkirakan biaya-biaya untuk mengatasi skandal, termasuk kompensasi kepada konsumen dan penurunan penjualan, akan mencapai 205 miliar.
Sebelumnya produsen mobil berlogo tiga berlian itu mengatakan keuntungan bersih perusahaan turun 39 persen menjadi 72,6 miliar yen pada tahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Pendapatan: 1,910 triliun yen, turun 16 persen dibanding tahun sebelumya atau 357,8 miliar yen
- Laba operasi: 25 miliar yen, turun 82 persen atau 113,4 miliar yen
- Pendapatan luar biasa: 32 miliar yen, turun 77 persen atau turun 109 miliar yen
- Laba bersih : -145 miliar yen, turun 217,6 miliar yen
Untuk penjualan kendaraan, Mitsubishi memprediksi sampai Maret 2017 mendatang bisa menjual 962.000 unit, atau turun 8 persen (86.000 unit) dibanding tahun sebelumnya dengan perincian:
- Jepang: 60.000 unit, turun 41 persen
- Amerika Utara: 138.000 unit, naik 2 persen
- Eropa: 187.000 unit, turun 9 persen
- Asia: 331.000 unit, naik 3 persen
- Kawasan lain: 246.000 unit, turun 13 persen (lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit