Dibanding genuine part, harga yang dipasarkan untuk Daihatsu Value Part yakni 70 persen dibanding genuine part dengan 100 persen. Namun, untuk daya tahan (durability) Daihatsu Value Part memiliki ketahanan 80 persen jika dibandingkan dengan genuine part yang telah 100 persen.
"Harga maksimum untuk Value Part maksimum 70 persen. Ada yang lebih murah artinya dari 70. Daya tahan 80 persen dengan fungsi 100 persen," kata Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra, Selasa (10/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proses pembuatan kami bikin lebih efisien. Durability kita buat 80 persen. Kami menyadari kompetisi di genuine part imitasi dengan durability lebih jelek. Maka kami turunkan durability namun dengan fungsi tetap 100 persen," tambahnya.
Selain itu, efisiensi pada Value Part juga bertujuan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Daihatsu yang banyak mengeluhkan biaya suku cadang lebih tinggi di bengkel resmi.
"Kami ingin meningkatkan Customer Satisfaction dari pengguna Daihatsu. Berdasarkan survei kepuasan pelanggan masuk ke bengkel Daihatsu mengeluhkan harga relatif tinggi dibanding bengkel umum dan bisa pakai merek lain. Oleh karena itu kami mengeluarkan Daihatsu Value Part," tuturnya.
Sebagai perbandingan harga suku cadang, genuine part untuk magnetic clutch Sirion dijual dengan Rp 8,2 juta. Sementara Value Part-nya hanya Rp 2,84 juta.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Hitung-hitungan Penghasilan Ojol Usai Tarif Aplikasi Dipangkas
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun
Masa Keemasan Mobil China Disebut Bakal Berakhir