"Bahkan orang Amerika sendiri tidak mau membeli mobil karena bobot mobil dan konsumsi BBM yang boros. Kenapa kita harus mengimpor mobil dari pabrikan Amerika yang bangkrut? Ini sangat aneh," ujar Khamenei seperti dilansir Reuters, Jumat (6/5/2016).
Mengutip pemberitaan dari kantor berita Mehr, Selasa lalu pemesanan sekitar 200 mobil Chevrolet senilai US$ 7 juta dibatalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil Chevrolet itu dikirimkan dari Korea Selatan, namun tidak dijelaskan siapa penjualnya.
Sebelum Revolusi Islam tahun 1979, Iran merupakan pasar yang menggiurkan untuk produsen mobil Amerika. Namun seiring adanya sanksi Iran, penjualan mobil langsung terhambat.
Setelah perjanjian nuklir antara Iran dan Amerika disepakati tahun lalu, impor mobil mulai marak setelah sanksi internasional dicabut.
Daftar mobil yang boleh diimpor ke Iran saat itu termasuk merek BMW, Hyundai dan Porsche. Namun kini mobil Chevrolet dihilangkan dari daftar.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta