Blue Bird: Tak Sedikit yang Balik Lagi Beli Mobil Eks Taksi

Blue Bird: Tak Sedikit yang Balik Lagi Beli Mobil Eks Taksi

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 03 Mei 2016 10:57 WIB
Blue Bird: Tak Sedikit yang Balik Lagi Beli Mobil Eks Taksi
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Mobil bekas taksi mungkin banyak disepelekan karena dianggap sebagai mobil yang telah menempuh jarak panjang. Ternyata, Blue Bird mengklaim, tak sedikit konsumen yang kembali membeli mobil eks taksi setelah sekali membelinya.

Kepala Humas Blue Bird Teguh Wijayanto mengatakan, biasanya konsumen yang puas setelah membeli mobil eks taksi akan kembali membeli mobil bekas taksi lagi setelah dua atau tiga tahun. Kosumen yang kembali membeli mobil eks taksi itulah yang menjadi indikator kepuasan pelanggan bagi Blue Bird.

"Biasanya kalau yang puas ada yang repeat. Udah tiga tahun beli lagi. Kadang-kadang baru dua tahun beli lagi. Salah satu indikatornya yang repeat itu," kata Teguh kepada detikOto di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu diakui juga oleh Used Car Center Assistant Manager Blue Bird Group Tri Winarsih. Tri menyebut, perusahaan taksi lokal di luar Jakarta pun tak sedikit yang sudah menjadi 'pelanggan setia' pembeli mobil bekas taksi Blue Bird.

"Kalau perusahaan taksi di Malang sering tuh untuk peremajaan berapa unit, pasti menghubungi saya. Itu taksi reguler. Untuk taksi eksekutif belum sih. Jarang ada perusahaan taksi yang punya izin eksekutif," sebut Tri.

Menutur Tri, pihak perusahaan pembiayaan (leasing) yang bekerja sama dengan Blue Bird untuk menjual mobil eks taksi pun mengakui bahwa tak sedikit konsumen yang membeli kembali mobil eks taksi. Bahkan hal itu sudah dirasakan sejak Blue Bird menjual Toyota Soluna eks taksi.

"Kalau masukan dari leasing, mereka bilang bahkan ada customer mulai dari mobil kita Soluna, terus 2005 keluar baru dia beli, terus kreditnya habis beli lagi yang 2007. Itu cerita dari leasing, bukan dari kita lho," kata Tri.

Saat disinggung apakah ada keluhan dari pembeli mobil bekas taksi Blue Bird, Tri mengaku pernah ada keluhan. Tapi, keluhan itu biasanya karena penggunaan.

"Misalnya pada kasus Limo, ketika agak panas, dia (customer) enggak ngerti, bablas aja (tetap dipaksa jalan). Kalau misalnya ada masalah, kita juga enggak pernah lepas tangan walaupun sebelum beli kita sarankan untuk test drive," ujar Tri. (rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads