"Tahun lalu saya pikir kondisi tidak terlalu jelek. Kalau dilihat market share kita, naik dari 2.5 persen ke 2.8 persen. Sedangkan dari sisi marlet sendiri tahun lalu relatif stagnan," kata General Manager Marketing Strategy NMI, Budi Nur Mukmin.
"April 2015-Maret 2016, penjualan kami mencapai 25 ribu sampai 30 ribu. Saya lupa angka pastinya," tambah Budi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun ini, Nissan secara umum kita ingin tetap tumbuh dibandingkan tahun 2015. Yang pasti kondisi pasar mungkin ada peluang untuk tumbuh, rupiah akan menguat, suku bunga akan turun," katanya.
"Sehingga ekonomi kita harapkan membaik. Tapi menurut saya ini tidak akan terjadi di semester pertama, namun market akan menguat pada semester kedua. Tapi market akan menaik," ujarnya.
Lalu berapa target penjualan Nissan di tahun ini ya? "Nissan secara market diharapkan naik 5 persen," tambahnya.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik