Gampangnya produsen otomotif hengkang dari Indonesia disinyalir karena mereka tidak memiliki pabrik di Indonesia. Bagaimana dengan Mazda yang juga tidak memiliki pabrik di Indonesia?
Dijelaskan Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijaya, pendirian pabrik bukanlah satu-satunya komitmen yang harus dijalani produsen mobil asal Jepang itu. Ia melihat banyak hal lain yang menjadi komitmen penjualan Mazda di Indonesia.
Beberapa hal tersebut dikatakan Astrid seperti line-up produk Mazda, penyediaan suku cadang, serta pelayanan servis dari diler yang tersedia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dilihat dari segi Mazda, market Indonesia cukup terbuka. Jadi saya enggak bisa bilang enggak punya pabrik enggak maju. Itu strategi satu perusahaan dengan yang lainnya," sambungnya.
PT Mazda Motor Indonesia sendiri merupakan 100 persen anak usaha Mazda Motor Corporation yang mengimpor dan mendistribusikan mobil-mobil Mazda dan suku cadang resmi.
Berdiri di Indonesia sejak 2006, Mazda Indonesia telah memiliki 45 diler yang tersebar di seluruh Indonesia. Mazda mengimpor mobil dari Thailand dan Jepang.
Sebelumnya 'saudara' Mazda, Ford memutuskan hengkang dari Indonesia dan menghentikan impor mobil. Ford masih melayani servis kendaraan selama beberapa tahun ke depan. (nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Dadan soal Motor MBG: Dulu Klaim di Bawah Harga, Ternyata Di-markup
Ini Gudang Motor Listrik MBG yang Dipesan Dadan Hindayana
Indonesia Kian Tertinggal, Mobnas Malaysia Ekspansi EV 42 Ribu Unit/Tahun