Mobil Honda yang ditarik tersebut menggunakan airbag Takata PSDI-5 pada bagian samping pengemudi. Diberitakan Reuters, Jumat (5/2/2016), pihak Takata melaporkan 3,9 juta airbag Takata PSDI-5 yang dijual kepada pabrikan dapat menyebabkan cedera yang serius.
Kasus airbag Takata yang rusak tersebut telah merenggut 9 nyawa. Seperti diberitakan sebelumnya, Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional AS atau NHTSA melaporkan korban ke-9 yang tewas akibat airbag Takata yang bermasalah adalah remaja berusia 13 tahun. Ia mengemudikan Honda Accord tahun 2001 tanpa izin dari orangtua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Honda telah melakukan penarikan pada mobil buatan mereka yang menggunakan airbag Takata. Beberapa model yang telah ditarik yakni Honda Accord tahun 2003 β 2007, Honda Civic 2001 β 2005, Honda CR-V tahun 2002 β 2004, Honda Element 2003, Honda Odyssey 2003. Model lain yang ditarik adalah Honda Pilot tahun 2003 dan Honda Acura MDX tahun 2003.
Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat mencatat, sepanjang 2015 lalu, jumlah mobil yang ditarik di negara itu mencapai 51,3 juta unit. Jumlah itu merupakan hasil 868 penarikan dengan isu atau penyebab yang berbeda.
Akibat sederetan kasus airbag yang mencederai dan menewaskan banyak orang, Takata didenda US$ 70 juta atau sekitar Rp 968 miliar serta US$ 130 ribu atau sekitar Rp 1,7 miliar untuk penyelesaian hukum pada NHTSA.
(nkn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun