Seperti dilaporkan Automotivenews, Rabu (3/2/2016), Mazda CX-5 yang ditarik ini merupakan model 2014-2016. Dalam pernyataan resminya, Mazda mengatakan pipa tersebut berpotensi pecah saat mobil ditabrak dari belakang.
Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat mengatakan, salah satu Mazda CX-5 yang diuji tidak memenuhi peraturan federal. Namun, Mazda mengaku tidak mendengar adalah kecelakaan atau korban luka akibat masalah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Mazda CX-5, Mazda juga menarik varian pikap B-series. Mobil ini ditengarai mengalami masalah pada airbag-nya. Mobil yang ditarik merupakan model 2004-2006.
Mobil yang ditarik juga berada di Puerto Rico dan Saipan. Jumlahnya mencapai 19.000 unit. Namun Mazda mengatakan, tidak mendengar ada kecelakaan atau korban akibat masalah inflator di airbag mobil itu.
Sebelumnya, 20 juta lebih kendaraan ditarik di Amerika Serikat karena inflator airbag-nya bermasalah. Inflator yang meledak dan pecahan komponennya berhamburan itu telah menewaskan 11 orang.
Penarikan mobil terkait inflator airbag itu merupakan yang kedua kalinya bagi Mazda. Sebelumnya, pabrikan asal Jepang itu telah menarik Mazda 6 model 2006-2007, Mazda RX-8 model 2004 karena masalah airbag itu.
Secara total, Mazda telah menarik 442.266 mobil karena inflator airbag di bagian samping pengemudi. Sedangkan mobil yang ditarik karena ada masalah inflator airbag samping jumlahnya mencapai 416.475 unit. (arf/lth)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat