Gaikindo menargetkan penjualan mobil Indonesia pada tahun 2020 dapat mencapai angka 1.971.000 unit. Selain itu, jumlah mobil yang diekspor ditargetkan dapat mencapai 622 ribu unit.
Melihat hal itu, Ketua I Gaikindo, Jongkie Sugiarto optimistis dapat mencapai target. Meski melihat total produksi mobil sepanjang 2015 menurun dibanding tahun sebelumnya yaitu 1.098.780 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mencapai target tersebut, salah satu usaha yang dilakukan Gaikindo adalah membuka pintu bagi produsen mobil yang akan masuk ke Indonesia. Dengan demikian, minat masyarakat untuk membeli mobil dapat terfasilitasi dengan beragamnya model dan harga yang bisa dijangkau.
"Indonesia itu luar biasa. China jual 23 juta mobil setahun. Indonesia (populasi penduduknya) seperlima China, kalau dihitung bisa 4 juta penjualan. Sekarang baru satu juta. Satu juta bisa menjadi dua juta dalam lima tahun," terang Jongkie.
"Masuk saja (produsen mobil) ramai-ramai, tidak apa-apa. Asal the right place and the right timing. Dengan begitu, pilihan banyak dan harga juga bersaing. Yang penting masyarakat kita diuntungkan," tandasnya. (nkn/rgr)
