Ford Angkat Kaki dari Indonesia, Diler Jadi Importir Umum?

Ford Angkat Kaki dari Indonesia, Diler Jadi Importir Umum?

M Luthfi Andika, Niken Purnamasari - detikOto
Selasa, 26 Jan 2016 13:51 WIB
Ford Angkat Kaki dari Indonesia, Diler Jadi Importir Umum?
Foto: Ford
Jakarta - Ford memiliki puluhan diler yang tersebar di berbagai daerah. Diler itu sebagian besar dimiliki oleh grup Nusantara dan Auto Kreasi. Ada kemungkinan diler berubah menjadi importir umum pasca hengkangnya Ford dari Indonesia.

"Kalau saya secara pribadi saya tidak pernah takut karena ditutup Ford Motor Indonesia (FMI). Karena FMI itu hanya penanaman modal asing dan dia berdiri di Indonesia," ujar salah satu pimpinan cabang diler Ford Nusantara saat ditemui detikOto, Selasa (26/1/2016).

Pernyataannya ini bukan tanpa alasan, karena dirinya menilai ini akan menjadi peluang investor lokal untuk mengembangkan Ford di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ford kemungkinan akan dialihkan ke Nusantara atau Auto Kreasi yang saat ini menjadi diler terbesar Ford di Indonesia. Kami selaku diler atau penanaman modal dalam negeri. Masih bisa melakukan pembelian unit Ford dari regional Asia, bisa membeli langsung, meski lingkupnya bisa menjadi main diler, soul agent atau importir umum," katanya.

Jadi meski perusahaan Agen Pemegang Merek (APM) memutuskan untuk hengkang, diler tetap akan melayani proses 3S (Sales, Service, Sparepart) mobil Ford di Indonesia.

"Sekalipun FMI tidak ada kita bisa impor sendiri," tambahnya.

Ford sendiri menyiapkan layanan telepon khusus pelanggan Ford yang bisa dihubungi di nomor 0807-1-90-9000.

"Benar bahwa Ford Motor Indonesia akan keluar dari pasar otomotif Indonesia. Keputusan untuk aftersales dan suku cadang akan kami update lebih lanjut lewat media massa," ujar petugas call center saat dihubungi detikOto.

"Kami sedang membicarakan kelanjutan dan transisi Ford Motor Indonesia. Pelayanan purna jual kepada pelanggan akan terus kami pantau dan nantinya update," lanjutnya.

Sebagai informasi, Ford Motor Indonesia mundur dari seluruh kegiatan pada paruh kedua tahun 2016. Termasuk menutup diler serta penjualan di Indonesia.

Untuk penjualan, servis dan garansi, tetap diberikan Ford hingga beberapa waktu ke dapan pada tahun ini.

(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads