"Kalau saya secara pribadi saya tidak pernah takut karena ditutup Ford Motor Indonesia (FMI). Karena FMI itu hanya penanaman modal asing dan dia berdiri di Indonesia," ujar salah satu pimpinan cabang diler Ford Nusantara saat ditemui detikOto, Selasa (26/1/2016).
Pernyataannya ini bukan tanpa alasan, karena dirinya menilai ini akan menjadi peluang investor lokal untuk mengembangkan Ford di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi meski perusahaan Agen Pemegang Merek (APM) memutuskan untuk hengkang, diler tetap akan melayani proses 3S (Sales, Service, Sparepart) mobil Ford di Indonesia.
"Sekalipun FMI tidak ada kita bisa impor sendiri," tambahnya.
Ford sendiri menyiapkan layanan telepon khusus pelanggan Ford yang bisa dihubungi di nomor 0807-1-90-9000.
"Benar bahwa Ford Motor Indonesia akan keluar dari pasar otomotif Indonesia. Keputusan untuk aftersales dan suku cadang akan kami update lebih lanjut lewat media massa," ujar petugas call center saat dihubungi detikOto.
"Kami sedang membicarakan kelanjutan dan transisi Ford Motor Indonesia. Pelayanan purna jual kepada pelanggan akan terus kami pantau dan nantinya update," lanjutnya.
Sebagai informasi, Ford Motor Indonesia mundur dari seluruh kegiatan pada paruh kedua tahun 2016. Termasuk menutup diler serta penjualan di Indonesia.
Untuk penjualan, servis dan garansi, tetap diberikan Ford hingga beberapa waktu ke dapan pada tahun ini.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?