βPerkiraan ini merupakan hitungan kasar. Kami menggunakan asumsi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5 persen,β tutur Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Noegardjito, di sela acara Curhat Otomotif bertajuk βMenuju Industri Otomotif Indonesia Semakin Hijauβ yang digelar Forum Wartawan Otomotif, di Jakarta, Kamis (21/1/2016).
Gaikindo, lanjut dia, menggunakan formula perhitungan setiap pertumbuhan ekonomi naik 1 persen, maka akan terjadi kenaikan permintaan mobil sebesar 1,5 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapasitas produksi terpasang tahun ini sebanyak 1,92 juta unit. Artinya, kapasitas yang terpakai baru sebesar 65 persen.
Padahal, kata Noegardjito, banyak pabrikan anggota Gaikindo yang telah menggelontorkan investasi untuk menggenjot produksi.
βTetapi, ini kan perkiraan. Termasuk soal penjualan. Kami masih akan mengevaluasi kembali pada kuartal pertama nanti. Jika trennya bagus ya kita naikan, kalau tidak yang sebaliknya. Tetapi kami optimis akan membaik tahun ini,β paparnya.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Kebut-kebutan di Tol JORR, Endingnya Pajero Sport-BMW Ringsek!
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Katanya Dikembalikan, Gubernur Kaltim Kok Pakai Range Rover Berpelat KT 1?