Selama ini, crash test biasanya dilakukan dengan menabrakkan dua mobil secara frontal, atau menabrakkan 1 mobil saja ke sebuah benda diam.
Crash test seperti ini pastinya membutuhkan banyak biaya, belum dari mobil, dummies atau boneka crash test yang harganya bisa miliaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNET melaporkan efisiensi teknologi pengujian kecelakaan digital mencapai 90 persen, dan data akurasi akan segera ditingkatkan agar lebih akurat.
Nah penasaran bagaimana uji tabrak digital ini bekerja, simak video berikut ini.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Populasi Meningkat, Muncul Usulan Mobil Listrik Kena Pajak Tahunan