Sebuah laporan yang dilansir Leftlanenews, Sabtu (19/12/2015) menyebut, perakitan airbag itu salah. Walhasil, ketika dipasang di mobil, posisinya salah dan berpotensi tidak mengembang sebagaimana mestinya.
Sejatinya, lanjut laporan itu, pada akhir Oktober lalu, pemasok airbag telah mewanti-wanti induk perusahaan Rolls-Royce yakni BMW agar waspada, karena hasil pengujian rutin menunjukan airbag itu bermasalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagian pelayanan teknis Rolls-Royce akan memerika airbag yang telah terpasang di Phantom yang telah berada di tangan konsumen. Bahkan bila perlu menggantinya dengan yang baru, yakni airbag di samping penumpang maupun pengemudi mobil.
Mobil yang ditarik itu dirakit pada akhir Mei hingga akhir September 2014 dan 2015. Sebelumnya, awal tahun ini, Rolls-Royce juga telah menarik sebuah varian Ghost karena airbag samping yang bermasalah.
(arf/lth)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Mobil Listrik e-Vitara Dianggap Kemahalan, Suzuki Bilang Begini
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB