Seperti dilaporkan Daily Mail, Minggu (27/9/2015), Menteri Transportasi Patrick McLoughlin telah meminta Badan Sertifikasi Kendaraan untuk melakukan tes ulang laboratorium terhadap tingkat emisi pada mobil yang diduga melakukan kecurangan.
Setelah itu, pengawas akan membandingkan hasil uji laboratorium sebelumnya dengan yang baru. Hasil itulah yang akan dijadikan acuan yang nyata bagi pengguna mobil.
Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya keresahan yang dilontarkan masyarakat. Sejumlah kantor firma hukum di negeri itu kebanjiran permintaan untuk melakukan penuntutan class action kepada VW. Bila ini benar-benar terjadi maka akan menguras kantong pabrikan asal Jerman itu, karena membutuhkan biaya miliaran poundsterling.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sejumlah pakar memperkirakan penjualan Volkswagen akan terkena dampak kasus tersebut. Sementara penjualan kembali mobil merek ini bakal menurun.
Adapun VW sendiri telah mengakui bahwa 11 juta mobil perusahaan telah dilengkapi dengan perangkat lunak yang dirancang untuk mengelabui tes resmi.
Dengan penggunaan perangkat tersebut maka tingkat emisi atau polusi gas CO yang dihasilkan mesin juga lebih sedikit daripada yang sebenarnya.
(arf/arf)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta