Andika merasakan balapan secara virtual dengan balapan aslinya sangat berbeda. Salah satunya adalah pengendalian mobil yang dirasa berbeda.
"Beda virtual dan aslinya. Kalau di virtual kiat bisa nge-push (berakselerasi) terus.
Bablas enggak masalah, toh cuma di game," sebut Andika saat ditemui di arena GIIAS 2015 di ICE, BSD, Tangerang, Jumat (28/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harus step by step sampai menyentuh limit kita lalu mempertahankan limit kita. Kalau ngepush dari awal bisa nabrak. Kalau di game nabrak enggak masalah, kalau di sini nabrak masalah besar. Mobil orang dirusakin," ujarnya.
Untuk itu, Andika harus mempelajari karakter mobilnya dan sirkuit mulai suspensi, grip lintasan hingga posisi mengerem jelang tikungan.
"Kalau main di rumah kita bisa setting suspensi. Tapi pas di sana standar semua. Spek sama, mobil sama. Kita enggak bisa nyeting," kata Andika.
Ini adalah kali pertama Andika membawa mobil balap Nissan sungguhan. Di Silverstone, dia sempat menjajal Nissan 370Z dan Nissan GT-R.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Pemilik Kendaraan yang Belum Bayar Pajak Didatangi Petugas Samsat