Belum lagi ada aturan bea masuk kendaraan CBU di Indonesia hingga 50 persen. Sontak ini membuat produsen mobil premium di Indonesia gerah dibuatnya, karena otomatis mobil yang didatangkan dari luar negeri harus mengkatrol harga yang ditawarkannya.
Meski demikian Maserati Indonesia, mengatakan akan tetap menngikuti peraturan pemerintah tersebut. Dengan strategi yang tepat pastinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak sampai disitu, dirinya juga menuturkan dengan kondisi seperti sekarang (perekonomian lesu). Maserati akan menguatkan brand image mereka di Indonesia.
"Saat ini kami akan fokus di brand experience, kami akan mengadakan event lebih banyak, sehingga bisa memberikan pengalaman lansung ke konsumen kami, dan kami akan sediakan produk test drive yang lebih banyak lagi," kata Ismail.
(lth/ddn)
