Ford Motor akan meluncurkan generasi terbaru Sport Utility Vehicle (SUV) Ford Everest atau New Ford Everest di Indonesia pada Agustus mendatang. Seiring peluncuran tersebut pemesanan pun dibuka bagi konsumen.
Dua varian New Ford Everest itu diperkenalkan Wakil Presiden Product Development, Ford Asia Pasifik, Trevor Worthington, kepada media di Chiang Rai, Thailand, Kamis (30/7/2015) kemarin. Kesempatan test drive juga diberikan kepada wartawan, termasuk detikOto.
"SUV ini merupakan hasil pengembangan dan riset yang kami lakukan selama empat tahun," kata Trevor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Varian bermesin diesel 3.200 cc Duratoq TDCi lima silinder bertenaga 147 kW dan torsi 470 Nm. Varian ini mendapatkan pembaruan sistem re-sirkulasi gas buang untuk meningkatkan efisiensi.
Mobil ini diklaim mememiliki kemampuan yang lebih mumpuni melahap medan off-road yang ekstrem. Teknologi yang disebut Terrain Management System (TMS), membuat pengemudi dapat melewati medan ekstrem, termasuk melibas genangan air setinggi 80 sentimeter.
Melalui TMS, Ford memberikan empat pilihan mode berkendpengemusi sesuai medan yang dihadapi, dengan pengoperasian melalui panel yang terletak di dekat persneling. Mode normal untuk kondisi jalanan beraspal biasa.
Mode Snow/Mud/Grass membantu untuk mengatasi medan yang berlumpur atau yang bersalju, mode Sand untuk melintasi padang pasir dan Rock untuk lintasan berbatu. Sementara varian 4X2 untuk memenuhi kebutuhan kendaraan dinamis, namun kokoh dan dapat diandalkan pada saat bersamaan.
Lepas dari perbedaan mesin dan sistem pendukung untuk off-road itu, tampilan kedua varian yang berkapasitas tujuh penumpang itu sama saja. Bodi yang bongsor, tinggi dan panjang, hampir sama seperti pendahulunya.
Namun, konstruksinya jauh lebih kokoh. Sasis yang lebih baik, dan suspensi yang lebih nyaman. Tempat duduk di baris kedua dan ketiga bisa dilipat rata, walhasil memberi ruang penyimpanan barang hingga 2.010 liter.
Fitur konektivitas canggih dan teknologi pembantu pengendara, termasuk SYNC 2, Active Park Assist, dan Curve Control serta Blind Spot Information System dengan Cross Traffic Alert pertama di segmennya menjadi nilai lebih SUV itu.
Dengan dukungan teknologi mesin maupun fitur yang canggih dan terbaru di kelasnya itu, Trevor meyakini pasar akan menerima produk ini dengan baik. Dia pun tidak khawatir berkompetisi dengan kendaraan SUV sejenis.
"Kami yakin pasar akan menerima produk ini. Kami sudah melakukan riset, dan ini kendaraan yang mereka inginkan," kata Trevor.
Managing Director Ford Motor Indonesia, Bagus Susanto menambahkan, New Ford Everest diproduksi di AutoAlliance Thailand di Rayong, Thailand. Bulan depan kedua varian SUV andalan Ford ini sudah bisa dipesan, baik transmisi manual maupun otomatis.
Keduanya bisa dilihat di dalam dua pameran otomotif di Indonesia, yakni Indonesia International Motor Show dan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). "Kita hadir dia dua pameran itu. Harga masih belum ditentukan, tetapi bulan depan sudah bisa dipesan," ujarnya.
(rul/arf)












































Komentar Terbanyak
Heboh Avanza-Xpander Cs Bakal Dilarang Isi Pertalite, Pertamina Bilang Begini
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri